Assalamulai'kum Wr.Wb
Selamat Pagi kawan, bertemu lagi dengan saya Nisa Selvia akan membahas tentang :
KONFIGURASI SAMBA FILE SERVER PADA DEBIAN 8.6
A. Pengertian :
- Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas
berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang
dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari
UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol.
Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB
untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan
server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang
mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.
- Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux,
unix dan windows yang menggunakan protokol network smb (server massage
block). Smb adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan
oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server
yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang
berhubungan.
- Samba adalah himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan
sistem operasi Linux, BSD( atau UNIX lainnya) dapat bertindak sebagai
file dan print server yang berbasis protokol SMB (session message
block).
B. Latar Belakang :
File server membeerikan layanan berupa penyediaan file ataupun folder
yang dapat diakses bersama-sama oleh para pengguna didalam suatu
jaringan. File server juga sering juga disebut sebagai sistem file
sharing. Keuntungan dari penggunaan file server ini dapat kalian lihat
dari segi keefisiensiannya.
C. Maksud Dan Tujuan :
Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai
perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba
software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC,
firewall, DNS, DHCP, FTP, web server, sebagai gateway, mail server,
proxy dan lain-lain. Fasilitas peng-remote seperti telnet dan ssh juga
tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi
pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis
grafis yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary
Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan
Windows.
D. Alat Dan Bahan :
- Laptop/PC
- Koneksi Internet
- Server
E. Jangka Waktu :
10 menit konfigurasi dan memahami samba file server.
F. Tahap Pelaksanaan :
1. Sebelum mengisntal buka terminal pada Linux Mint, kita remote server menggunakan su masukan pasword lalu ssh dengan perintah
#ssh nissafebri@192.168.98.3
2. Langkah kedua lakukan install samba dengan perintah :
3. Ikuti tekan Y sampe selesai
4. Kemudian kita konfigurasi folder atau data yang akan di sharing , dengan perintah :
#nano /etc/samba/smb.conf
5. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini, lalu pada bagian terbawah silahkan anda tambahkan beberapa baris berikut :
[nissafebri.net]
path = /home/nissafebri
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = userKemudian simpan dengan menekan ctrl+x tekan y >ENTER
Keterangan :
path = adalah letak file-file yang akan akan dibagikan
browseable = yes berarti bisa dilihat oleh publik
security = share berarti tanpa menggunakan password, user berarti menggunakan enkripsi password
writeable = yes berarti dapat ditulis dapat di tambahkan file atau folder dari client yang membuka , jika no maka kebalikannya
guest ok = berarti ijin untuk tamu atau tanpa password jika yes jika no maka kebalikanya
read only = berarti hanya dapat dilihat dan dibaca termasuk menyalin file tapi tidak dapat menambahkan file atau folder kedalamnya jika yes jika no maka kebalikanya
6. Setelah tersimpan silahkan kita masukan user untuk pengguna samba dengan perintah :
#smbpasswd -a nissafebri
masukan password dan ikuti
7. Kemudian restart service samba dengan perintah :
#service samba restart
Seperti gambar di bawah
8. Setelah direstart kita bisa coba pada file folder local kita seperti
gambar dibawah.
Untuk cara mengaksesnya kita tekan ctrl + f lalu kita
ketikkan smb://192.168.98.3 > ENTER > Klik nissafebri.net
9. Kemudian kita pilih Connect as User masukkan username dan password yang kita install tadi > CONNECT
10. Dan akhirnya konfigurasi Samba File Server berhasil, dengan tampilan seperti dibawah ini
G. Kesimpulan :
Hasil dan kesimpulannya adalah hasilnya saya dapat mengkonfigurasi
samba di debian 8.6. File server memberikan layanan berupa penyediaan
file atau folder yang dapat di akses oleh pengguna secara
bersaama-sama dalam satu jaringan. saat mengkonfigurasi samba file
server saya mendapatkan kendala ketika ingin mengkonfigurasinya,
yaitu saat ingin merestart tidak bisa restart menggunakan perintah
#service samba restart tetapi kemudian saya ganti perintah restart
dengan perintah #/etc/init.d/samba restart
H. Referensi :
Semoga bermanfaat kawan...
Wassalamulai'kum Wr.Wb