Assalamulai'kum Wr.Wb
Selamat sore kawan, bertemu lagi dengan saya Nisa Selvia akan membahas pengenalan tentang :
Mail Server dan WebMail
A. Pengertian :
Mail Server atau disebut juga sebagai e-mail server, digunakan untuk
mengirimkan surat elektronik melalui media internet. Keberadaan email
membuat pekerjaan pengiriman surat jadi lebih cepat dan efisien. Untuk
membuat mail server harus terdapat
SMPT (Simple mail Transfer Protocol) dan POP (Post office Protocol) yang digunakan untuk mengirim dan menerima surat elektronik.
Web Mail Server adalah sarana yang memungkinkan user dapat mengakses e-mail melalui web dalam kata lain web mail server adalah interfaces dengan kata lain
sebuah e-mail yang berada di dalam web sehingga jika membuka e-mail
tersebut kita harus membuka web terlebih dahulu dengan koneksi internet
dan ini berbasis web.
B. Latar Belakang :
Untuk mengirimkan e-mail, Mail Server juga bertugas untuk menerima e-mail
menggunakan protokol POP atau IMAP. Untuk itu diperlukan juga sebuah POP dan IMAP server agar Mail Server dapat berfungsi dengan sempurna dalam menerima email masuk dari MTA Mail Server lain. Contoh POP dan IMAP server yang cukup terkenal adalahCourier dan Dovecot.
C. Maksud Dan Tujuan :
Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi
sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan
pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP.
D. Alat Dan Bahan :
- Modul Informasi
E. Jangka Waktu :
Luangkan Waktumu untuk memahami dasar mail server dan web server.
F. Tahap Pelaksanaan :
Sejarah
mail server yaitu sebelumnya dikenal sebagai VMailer dan IBM Secure Mailer, itu
pada awalnya ditulis oleh Wietse Venema selama tinggal di IBM Thomas J. Watson
Research Center, dan terus dikembangkan secara aktif hari ini. Postfix pertama
kali dirilis pada pertengahan tahun 1999.
Prinsip
kerja mail server yaitu:
Jika
ada mail local maupun mail remote yang mepergunakan SMTP, diletakkan kedalam
direktori /var/mail/postfix/maildrop.
- Di
sini akan dicek host, domain, maupun user name yang dituju. Pengecekan juga
termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases dan ~/.forward. Jika bermasalah,
mail akan dikembalikan ke pengirim. Bisanya ada satu tembusan ke postmaster.
- Dari maildrop, mail akan di clean up dengan menambah
header dan meletakkan di direktori /var/mail/postfix/imcoming. Disini program queue manager akan
diaktifkan.
- Queue
manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukan untuk jaringan local dan mail
yang ditujukan untuk host jaringan remot. Jika ada mail yang macet, Queue
Manager akan memilahnya sehingga tidak mempengaruhi pengaturan mail lainnya.
Trivial-rewrite
adalah program yang dipanggil oleh Queue Manager untuk resolving alamat dari
tujuan surat.
Kelebihan Mail Server
1. Lebih
menghemat bandwith
2. Lebih cepat
& efisien
3. Mudah
mengatur account
4. Jika ada
apa2 bisa langsung ditangani sendiri
Kekurangan Mail Server
1. Tidak
praktis (infrastruktur, administrasi, dll)
2. Keamanan email dari hacker
3. Jika
email keluar kadang membutuhkan proses waktu yang lama
4. Jika
server down dan tidak ada backup maka kita bisa kehilangan email
SEJARAH WEB SERVER
Tahun 1989, Tim Berners-Lee mengajukan pada perusahaannya, CERN
(European Organization for Nuclear Research) sebuah proyek yang
bertujuan untuk mempermudah pertukaran informasi antar para peneliti
dengan menggunakan sistem hiperteks. Sebagai hasil atas implementasi
proyek ini, tahun 1990 Berners-Lee menulis dua program komputer:
- Sebuah peramban yang dinamainya sebagai WorldWideWeb.
- Server web pertama di dunia, yang kemudian dikenal sebagai CERN httpd, yang berjalan pada sistem operasi NeXTSTEP.
Dari tahun 1991 hingga 1994, kesederhanaan serta efektifitas atas
teknologi yang digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui
Waring Wera Wanua membuat kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah
sistem operasi agar dapat digunakan oleh lebih banyak individu, ataupun
kelompok. Awalnya adalah organisasi penelitian, kemudian berkembang dan
digunakan di lingkungan pendidikan tinggi, dan akhirnya digunakan dalam
industri bisnis.
Tahun 1994, Tim Berners-Lee memutuskan untuk membakukan organisasi World
Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur pengembangan-pengembangan
lanjut atas teknologi-teknologi terkait lainnya (HTTP, HTML, dan
lain-lain) melalui proses standardisasi.
Salah satu perangkat lunak yang digunakan secara luas pada sistem
operasi Linux adalah Apache Webserver (http://www.apache.org).
Pengembangannya yang dimulai dari tahun 1995 oleh sekelompok kecil
pemrogram yaitu Apache Software Foundation Incorporated, tahun 1999
mulai berkonsentrasi untuk mendukung projek Apache HTTP Server. Dengan
berbasis jumlah pengguna lebih dari 25 juta server di seluruh dunia,
membuat Apache HTTP Server mempunyai keunggulan dari sisi fleksibilitas
dan performansi. Untuk fitur lain yang ditawarkan, sebagai berikut:
- Tingkat stabilitas yang tinggi.
- Aplikasi secara keseluruhan dan modul-modul tambahan bersifat opensource dengan masing- masing lisensi dari aplikasi.
- Bekerja pada berbagai macam platform arsitektur dan sistem operasi.
- Menghadirkan tingkat keamanan yang lebih baik.
- Dapat diintegrasikan dengan berbagai modul seperti PHP, MySQL yang dapat menambah fungsionalitas dari webserver.
Apache sendiri sebenarnya merupakan suatu web server yang dapat
dikategorikan sederhana dalam implementasinya. Dan ini sesuai dengan
tujuan awalnya sebagai penyedia layanan untuk halaman internet. Beberapa
web server komersial menyediakan berbagai macam fasilitas dalam lingkup
web server, tetapi apabila ditelaah lebih lanjut malah akan menimbulkan
celah keamanan yang cukup serius. Kesederhanaan dan desain bersifat
modular dari server HTTPD Apache membawa sejumlah aspek sekuritas yang
tinggi dan hasil survey telah menunjukkan bahwa apabila dilakukan
perbandingan kinerja akan menunjukkan banyak hal yang lebih baik.
 |
Perkembangan beberapa Web Server yang ada di dunia,
Sumber: http://www.netcraft.com/ 2016
|
Kelebihan
- Open Source
- Proses instalasinya mudah
- Mudah untuk dikustomisasi (Apache hanya punya 4 file konfigurasi) ataupun menambah
- peripheral dalam web servernya
- Bisa digunakan di berbagai platform mesin dari mainframe sampai embedded system
- Ada komunitas yang besar sehingga mudah mencari solusinya jika ditemukan masalah
- Mudah dicari di internet.
- Server Apache otomatis berkomunikasi dengan clientnya untuk mendapatkan tampilan web
- terbaik
- Keamanannya bagus dan bisa menggunakan SSL (Secure Socket Layer)
kekurangan
- Tidak bisa mengatur load seperti IIS sehingga akan terus memfork proses
baru sampai dalam batas yang diijinkan OS. Akan memudahkan penyerang
karena RAM akan cepat habis
- Mudah diserang oleh DoS (pada Apache versi 1.3 dan versi 2 sampai versi 2.0.36)
- Apache tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan User-Agent yang
- dikirimkan oleh Client. Ini berarti Client dapat memformulasi inputnya secara hati-hati untuk
- merusak format baris log akses
G. Kesimpulan :
Memahami materi Mail Server dan Web Mail kedasarnya sebelum ke instalasi dan ketahap selanjutnya.
H. Referensi :
-
http://www.slideshare.net/Gum1l4r/makalah-dhcp-dns-dan-web-server
Semoga Bermanfaat kawan...
Wassalamulai'kum Wr.Wb